SIDRAP – Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Ibrahim Uluale melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan semangat persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta memperkuat karakter kebangsaan di kalangan santri dan seluruh warga pondok pesantren.
Upacara berlangsung di lingkungan pondok pesantren dengan melibatkan para santri, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. Dalam pelaksanaan upacara kali ini, pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bertugas sebagai pelaksana upacara, mulai dari petugas pengibaran Bendera Merah Putih hingga petugas dalam rangkaian upacara lainnya. Keterlibatan pengurus OSIM menjadi bentuk pembelajaran nyata untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama.
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus refleksi atas perjuangan para pemuda Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana edukasi untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Ibrahim Uluale berupaya menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa perbedaan suku, budaya, bahasa, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu dan berkontribusi bagi bangsa. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga dan dirawat bersama.
Sebagai lembaga pendidikan Islam, Pondok Pesantren Ibrahim Uluale berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Semangat Hari Sumpah Pemuda 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan organisasi dan upacara, para santri juga diharapkan mampu mengembangkan jiwa kepemimpinan serta menjadi generasi yang siap mengambil peran positif dalam mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berdaya saing.
Bersatu, berkarya, dan berkontribusi untuk Indonesia maju. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98!