by

Tips Menghafal Al Qur’an dalam waktu singkat dari M. Irfan Al-Fareza Santri PPTQ. Ibrahim.

SANTRI PONDOK PESANTREN TAHFIZHUL QUR’AN IBRAHIM, MUHAMMAD IRFAN AL-FAREZA MENGHAFAL 5 JUZ DALAM WAKTU SINGKAT

Menghafal Al-Quran dan Murajaah Hingga Tingkatan Mutqin

Sejak mulai eksis pada 2015 lalu, Yayasan Ibrahim memulai programnya dengan mendirikan Raudhatul Athfal Ibrahim dan memulai Pembangunan Madrasah dan Pondok Pesantren. Pondok Pesantren dan Madrasah Tsanawiyah kemudian mulai beroperasi pada tahun ajaran 2020/2021 untuk Angkatan Pertama. Walaupun masih belia, pesantren ini sudah mencetak seorang hafiz yang memiliki hafalan sebanyak 5 juz dalam waktu yang terbilang cukup singkat yakni kurang dari 6 bulan sejak penerimaan santri baru.

“Irfan”, begitulah para santri menyapanya. Irfan sendiri memiliki nama lengkap Muhammad Irfan Al Farareza. Irfan merupakan putra kedua dari pasangan Yasrianhy dan Abd. Rauf. Berasal dari Makassar.

“Saya ingin menjadi hafizh (Ahlul Qur’an). Keinginan berat saya yakni ingin membahagiakan orang tua. Selain itu, ingin memakaikan mahkota kepada kedua orang tua di akhirat kelak serta ingin menjadi atlet sepak bola yang menghafal 30 juz” tutur Irfan.

Perjalanan  Irfan menghafal Al- Qur’an tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Ia mengaku kerap terbentur suasana hati. Kadangkala ia rindu keluarga. Di waktu lainnya, suasana hatinya tak begitu baik.

“Jika timbul rasa malas dalam menghafal, saya selalu mengingat kedua orang tua dan mengingat perjuangan orang tua ketika ingin memasukkan saya ke pesantren” ujar santri yang juga siswa kelas VII D tersebut.

Di PPTQ. Ibrahim selain kuantitas, kami juga sangat menekankan aspek kualitas yaitu Menghafal Al-Quran dan Murajaah Hingga Tingkatan Mutqin. Untuk setiap kegiatan Menyetor Hafalan, pondok memiliki prosedur yang ketat, sebelum santri pindah ke target berikutnya santri mesti memiliki hafalan yang kuat. Pondok juga menyiarkan secara langsung kegiatan setoran hafalan dan kegiatan harian Santri di fanpage pondok https://www.facebook.com/pesantrentahfidzibrahim. Dengan begitu tingkat fokus dan konsentrasi anak akan bertambah saat menyetor dan setiap bacaan bisa dipertanggungjawabkan.

Tips Mudah Menghafal Al-Qur’an

Foto Muh. Irfan (tengah)

Irfan bercerita, jika ia memang berkeinginan sendiri masuk di pesantren tanpa ada paksaan dari kedua orang tua. Selain itu, Irfan berbagi tips mudah menghafal Al-Qur’an, yakni niat karena Lillahi Ta’ala, sabar, istiqomah, dan ikhlas. Setiap selesai salat lima waktu  ia menghafal maximal tiga atau empat baris dan  ia selalu murojaah setelah salat isya. Irfan juga selalu pegang pada mottonya yakni “Fastabiqul Khairat”. Selain itu, Irfan berpesan kepada teman-teman sesama santri agar jangan bermalas-malasan dalam menghafal, tetap istiqomah dan selalu mengingat kedua orang tua agar hafalannya tetap lancar.

Apresiasi dari Ketua Yayasan PPTQ Ibrahim

Ketua Yayasan Ibrahim, Muh. Ikhsan sangat mengapresiasi semua santri dalam menghafal Al-Qur’an. Ia juga mengharapkan semua santri mampu mengikuti semua proses pembelajaran baik di madrasah maupun di pondok pesantren dengan sunguh-sungguh.

“Saya sangat mengharapkan santri mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik yang diawali dengan niat yang baik serta ditunjang oleh keinginan, kesungguhan, dan istiqomah dalam mencapai target yang diberikan guru dan pembina. Saya melihat bahwa  perkembangan peserta didik selama ini menunjukkan hasil yang positif dan menggembirakan. Banyak yang diantaranya mampu menyelesaikan target hafalan yang telah diberikan. Salah satunya diperlihatkan oleh Ananda Irfan yang mampu dan bersungguh-sungguh menyelesaikan target yang diberikan 5 Juz dalam waktu yang sangat singkat”, tuturnya.

Ia sangat berharap, hal ini bisa menjadi contoh bagi para santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Ibrahim. Sehingga, para santri bisa mencapai target hafalan yang telah diberikan oleh pembinanya.

Editor: Widia Astuti, S.Pd.

 

Comment

Leave a Reply

News Feed