Sekilas tentang Madrasah Tsanawiyah Tahfizhul Qur’an Ibrahim

MTs Tahfidzul Qur’an Ibrahim merupakan madrasah pendidikan Islam yang berbasis pondok pesantren berada di bawah naungan Kementerian Agama. Berawal dari Pendirian Raudhatul Athfal Ibrahim pada tahun 2015, pada tahun 2015 juga dimulai peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibrahim yang merupakan 1 kesatuan dengan MTs. Tahfidzul Qur’an Ibrahim ini. Dalam usianya yang masih relatif muda berkat semangat dan kerja keras yang tidak mengenal lelah oleh seluruh warganya, tentunya kami akan terus berbenah diri dan berupaya untuk menjadi sebuah lembaga pendidikan Islam yang modern, yang unggul dalam akhlak, fisik dan akademik.

Pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan tahun pertama pelaksanaan kurikulum 2013 pada MTs Tahfidzul Qur’an Ibrahim, tentu belum sepenuhnya sempurna. Namun diupayakan untuk mencapai standar pelaksanaan KTSP sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 22 Tahun 2006 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 68 tahun 2013 tentang Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 23 Tahun 2006 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 54 tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No 24 Tahun 2006 dan tentang Pelaksanaan PP No 22, 23 Tahun 2006 (diperbaiki melalui Permendiknas No. 6 tahun 2008) sebagai dasar pelaksanaan KTSP, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standar Penilaian dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 65 tahun 2013 Tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pelaksanaan Kurikulum pada MTs Tahfidzul Qur’an Ibrahim mencakup 13 mata pelajaran umum dan pendidikan madrasah, 10 muatan kekhasan lokal berbasis kepesantrenan dan ditambah dengan 1 muatan lokal berbasis kedaerahan serta dilaksanakan pengembangan diri dan pelaksanaan tatap muka dilaksanakan 40 menit setiap jam pelajarannya.

Standar Pengelolaan, setiap madrasah semestinya mempunyai pedoman minimal untuk Pedoman pengelolaan madrasah meliputi: a) kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP); b) kalender pendidikan/akademik; c) struktur organisasi madrasah; d) pembagian tugas di antara guru; e) pembagian tugas di antara tenaga kependidikan; f) peraturan akademik; g) tata tertib madrasah; h) kode etik madrasah; dan i) biaya operasional madrasah.

Standar Penilaian akan dilakukan, seperti ulangan yang diadakan oleh pendidik berupa Ulangan Harian, penilaian oleh satuan pendidikan berupa Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Semester, penilaian oleh pemerintah berupa Ujian Nasional. Strategi dan mekanisme penilaian juga sudah disusun sebagai bagian dari silabus dan RPP. Pelaksanaan Ulangan atau ujian dilaksanakan oleh pendidik di bawah koordinasi madrasah. Ulangan harian dilaksanakan secara mandiri oleh guru dengan tetap dikoordinasi oleh madrasah dalam hal ini kaur kurikulum madrasah. Hasil penilaian dilakukan oleh guru kemudian diolah bersama tim penilaian yang dibentuk madrasah. Semua proses penilaian didokumentasikan oleh madrasah berbentuk cetak dan”softcopy”.

Silabus yang digunakan oleh guru sebagian dibuat oleh guru, sebagian dibuat di MGMP, dan sebagian lagi hasil kopy-an dari berbagai sumber tetapi tetap memodifikasi sesuai kondisi madrasah, hal yang sama juga terjadi dalam pembuatan RPP. Padahal menurut idealnya setiap guru menyusun sendiri silabus dan RPP serta bahan ajar yang relevan. Sebagian besar dari guru sudah mengikuti prosedur perencanaan sesuai standar proses, sebagian kecil belum membuatnya sesuai tuntutan aturan.

Penerapan 8 standar nasional pendidikan di MTs Tahfidzul Qur’an Ibrahim perlu lebih ditingkatkan dan disempurnakan sehingga sesuai dengan aturan yang berlaku dan mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman.

Tenaga Pendidik di MTs Tahfidzul Qur’an Ibrahim terdiri dari lulusan S2, S1, dan non sarjana. Sebagian besar masih berstatus Non-PNS. Tempat tinggal mereka umumnya di sekitar madrasah, dan usia rata-rata masih relatif mudah (25 sampai 50 tahun). Keinginan belajar masih tinggi, ini bisa dilihat dari keinginan mereka terus menerus mencoba memperbaiki mutu pembelajaran dan belajar menguasai TIK.

Letak madrasah berada di tepi jalan raya hingga mudah dijangkau dari berbagai tempat, dengan luas tanah yang memadai (±13.766 m2). Dikelilingi oleh pemukiman warga masyarakat. Hal ini menjamin ketenangan proses belajar mengajar.

Sarana dan prasarana madrasah antara lain ruang belajar, sarana olahraga, taman, labor, pustaka, jaringan listrik, air, telepon, internet dan MCK sudah memadai.

author
No Response

Leave a reply "Sekilas tentang Madrasah Tsanawiyah Tahfizhul Qur’an Ibrahim"